.. aku ini sedang jatuh cinta,,
rasanya seperti langit disenja hari.. merona seperti lembayung yang berwarna jinnga..
bahkan ketika malampun, ia perbolehkan bintang dan bulan memakai panggung pertunjukkannya dan membiarkan jutaan cahaya melompat begitu indahnya.. hanya sekedar tuk menemaninya dalam sepi yang meronta..
dan ketika pagi tibapun, ia bisikkan pada mentari untuk perlahan timbul agar seseorang yang dicintainya dibumi tidak terbangun dari mimpi indahnya..
ah, segalanya terlihat begitu indah, bukan?
Iya, benar! Dia...
Dia mlihat ke atas, pada bintang
Pada bulan, kadang mentari dan awan
tapi Bukan padaku..
dan kemudian turunlah hujan..
padahal hanya rintik yang ia jatuhkan, tapi kemudian dia memaki, karena hujan sudah menghancurkan segala rencananya..
" ini semua karena langit " ujarnya,
ah, kalau sudah begini, masihkah terlihat begitu indah ?
padahal ketika hujan reda, ia berikan pelangi yang elok sebagai penggantinya agar langit tak terlihat buram..
hahahahahaha,
kau juga tidak tau, ya?
langit memang tak memiliki mata, tapi ia bisa menangis..