Lembayung yang kini mulai merapat pada kenyataan...
Amati hati yang kian mendekat..
Untuk sekedar menyapa pagi dan kemudian berkata..
Tidakkah cukup bagimu wahai hati yang selalu tersakiti..?
hei,berhentilah menunggu.. ujarnya..
Bagaikan awan yang berarak dilangit..
Andai kau tau apa yang aku pikirkan saat ini..
Dapatkah kau rasa apa yang aku rasa..?
Ribuan kata mungkin takkan cukup untuk mengungkapkan,
Untaian hati yang kian terperi..
ZAMAN mungkin berganti..
namun hati ini akan terus bertanya,
kepada siapa ia seharusnya menanti..
- untuknya -