Rasa itu kembali lagi, menusuk, menikam, kemudian semakin menyayat..
Apakah nantinya akan kembali terluka, atau justru menjadi penyembuh..
Maya.. tak terlihat.. namun terasa.. setiap malamnya, hanya akan menjadi sang pemimpi..
Arah, tujuan, segalanya, sekali lagi, tertuju padamu...
Zaman, mungkin berganti.. namun harapan, takkan pernah berhenti berlari..
Ombak, angin , bertiup untuk berharap, smoga rasa ini tak menjadi mimpi...
Tak dapat dipungkiri, sekali lagi aku bahagia..
Tak dapat dipungkiri, sekali lagi aku jatuh cinta..
Ya, sekalipun pada akhirnya harus kembali terjatuh,
,aku sayang kamu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar